Jumat, 27 Juni 2008

SELF MTIVATION LEBIH BAIK

Sangat bagus tulisan pak Haris tentang, REFLEKSI: KITA HARUS BERUBAH. Tapi menurut saya ada kekurangannya yang sangat mendasar. Yang saya tangkap (semoga tidak salah) adalah kita diajak berubah agar lembaga maju dan mahasiswa mendapat manfaat. Kalau Ilmu kita luas, mahasiswa menjadi berkualitas. Saya simpulkan, motivasi untuk berubah disini karena dorongan dari luar, bukan dari dalam diri orang yang bersangkutan. Dengan persepsi seperti itu, kita akan sangat berharap agar pihak lain (misalnya lembaga) berpartisipasi penuh untuk mendorong perubahan kita. Ini celaka, bila berharap terlalu banyak seringkali menuai kekecewaan yang lebih besar. Kita hanya boleh berharap kepada Allah. Motivasi seperti ini tidak bertahan lama. Kadangkala, kita menuntut terlalu banyak, padahal pihak lain merasa telah berbuat terlalu banyak. Masing-masing overestimate terhadap dirinya. Akhirnya motivasi menjadi loyo dan kita cenderung menyalahkan pihak lain.

Motivasi yang bagus, menurut saya, harus bersumber dari dalam diri sendiri. Karenanya, benefit perubahan itu, harus dipersepsikan bahwa kita sendirilah yang menikmatinya. Kalaupun ada manfaatnya bagi pihak lain, itu bukan tujuan utama. Anggap saja itu eksternalitas positip. Oleh karena itu, kitapun tidak mengaharap terlalu banyak pada pihak lain sebagai pendorong kita untuk berubah. Motivasi seperti ini akan mendorong kita untuk bekerja keras, pantang mundur, dan tahan banting. Jika ada pihak lain yang membantu kita dalam proses itu, kita akan sngat bersukur. Akibatnya, kita tidak banyak menuntut, tapi selalu berterima kasih. Tanpa bantuan, kitapun akan maju terus. Persepsi yang seperti ini akan menjadi bara api yang tak pernah padam. Ia selalu membakar semangat kita setiap saat.

Kira-kira metode seperti inilah yang saya tanamkan dalam diri saya untuk terus menerus sekolah. Saya sangat berterima kasih pada STEI, karena pada prose situ lembaga membantu saya. Terus belajar, terus menulis, tetapi kini saya rasakan sendiri bahwa benefit dari semua itu, bagian terbesarnya tetap saya nikmati sendiri. Ditunggu komentar, kritik dan pendapatnya. Sekalian belajar menuliskan ide sendiri (HL).

Rabu, 18 Juni 2008

PENGURANGAN KAPASITAS MAHASISWA BIMBINGAN SKRIPSI AKUNTANSI MENDEKATI ANGKA IDEAL

Setelah 3,5 tahun Jurusan Akuntansi mengambil kebijakan menambah kapasitas mahasiswa bimbingan skripsi dari 10 ke 12-13 orang per semester (hal ini atas rekomendasi rapat dosen pembimbing skripsi Jurusan Akuntansi) maka mulai semester ini jumlah tersebut dikurangi menjadi 8 orang per semester dan tidak berpola turnover. Kebijakan ini diambil mengingat : 1) dlm rapat dosen pembimbing skripsi, diputuskan Jurusan diminta membuat kebijakan untuk memenuhi animo mahasiswa akuntansi dlm menulis skripsi dan dievaluasi oleh Jurusan tiap tahun. 2) Jumlah mahasiswa akuntansi berkurang tidak seperti 3,5 tahun lalu. 3) ada kecenderungan dosen-dosen mempercepat turnover mahasiswa bimbingan untuk mengejar jumlah mahasiswa tetap di angka maksimal yaitu 12 orang, sehingga ada beberapa dosen yang membimbing sampai 16 orang dalam satu semester. 4) Mematuhi aturan Dikti yang maksimum bimbingan adalah 3 orang mahasiswa per semester. 5) aspek kualitas bimbingan dengan jumlah sebesar angka tsb. 6) ada kewajiban dosen untuk meneliti 1 buah per tahun, apa bisa meneliti karena waktunya tersita untuk membimbing skripsi mahasiswa.
Kebijakan ini akan dievaluasi lagi bulan Agustus 2008 dan diharapkan mulai tahun ajaran 2008/2009 jumlah mahasiswa bimbingan menjadi 5 orang mahasiswa per semester mendekati jumlah yang ditetapkan oleh Dikti.
Semoga kebijakan ini menghasilkan kualitas skripsi mahasiswa akuntansi yang baik sesuai dengan akreditasi A dari BAN Perguruan Tinggi.

Minggu, 08 Juni 2008

Ph.D. students in Finance/Financial Economics, Universiteit Maastricht, Netherland

Ph.D. students in Finance/Financial Economics at the Maastricht University and LIFE
Maastricht, 6200 MD (Limburg), 38 hours per week

Job description
Function title: AT2008.130.Ph. D. students in Finance/Financial Economics
Full-time Ph.D. students for research projects in the areas of Real Estate; Art Finance; Forward Premium Puzzle, Political, Economic and Financial Instability Risks: Role and Implications for International Financial Markets; Bank Lending; and Banking System Stability.

Requirements
Required education/skills: University Graduate
Ideally an MPhil or MSc in Economics, Finance, or Econometrics; interest in empirical research; strong academic record; excellent knowledge of English. Desire to pursue an academic career or to continue a career doing research in Financial Economics in the public/private sector.
Job type: Research / Advising
Workfield(s) :
- Teaching & Research(Scientific discipline: Economics)
- Research trainees, non-tenured lecturers, researchers( Scientific discipline: Economics)

Organization
Universiteit Maastricht
Universiteit Maastricht (UM) the youngest university in the Netherlands, is renowned for its unique, innovative, problem-based learning system, which is characterized by a small-scale and student-oriented approach. Research at UM is characterized by a multidisciplinary and thematic approach, and is concentrated in research institutes and schools. Currently UM has around 11500 students and 3,000 employees. Reflecting the universitys strong international profile, a fair amount of both students and staff are from abroad. The university hosts 6 faculties: Faculty of Health, Medicine and Life Sciences, Faculty of law, Faculty of Economics and Business Administration, Faculty of Humanities and Sciences, Faculty of Arts and Social Sciences, Faculty of Psychology.

Conditions of employment
Estimated maximum salary per month: eur 2500 - 3000

Maximum salary amount in Euro's a month 2558
Employment basis: Temporary for specified period
Duration of the contract: 2 years of intensive coursework followed by 3 years of research
Maximum hours per week: 38
Additional conditions of employment:
Candidates with an MPhil or specialized MSc degree might qualify for a partial exemption from the coursework.

Additional Information
Additional information about the vacancy can be obtained from:

S. Kleimeier
Telephone number: 0031-43-3883733
E-mail address: s.kleimeier@ finance.unimaas. nl

Or Finance Department secretariat
Telephone number: 0031-43-3883838
E-mail address: life@finance. unimaas.nl

Application
You can apply for this job before 01-07-2008 (dd-mm-yyyy) by sending your application to:

Universiteit Maastricht
FEBA, HR-department

P.O.Box 616
6200 MD Maastricht
The Netherlands
E-mail: recruitmentfeba@ efb.unimaas. nl

When applying for this job always mention the vacancynumber AT2008.130.

Kamis, 05 Juni 2008

Perlunya Informasi

Di jaman sekarang ini, informasi menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting, seseorang yang pasif dan hanya mengharapkan seseorang datang untuk memberi informasi biasanya tertinggal, sedangkan seseorang yang giat atau aktif mencari informasi, ntah itu dari internet atau membaca surat kabar, buku dan sering berkumpul dengan teman atau koleganya biasanya banyak mendapat berita baru.

Mencari informasi tentang sekolah juga menjadi salah satu hal yang susah-susah gampang. Melanjutkan sekolah atau studi untuk seorang dosen sangat penting. Karena seorang dosen memang tidak bisa berhenti belajar. Harus selalu memperbarui (update) ilmunya, meskipun arti belajar di sini tidak selalu harus melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, tapi selama ada kesempatan dan kemauan, kenapa tidak???

Berikut ini informasi tentang bagaimana cara meraih beasiswa di luar negri yang sudah ditulis oleh suami saya, linknya bisa di buka di sini atau (http://setiopramono.wordpress.com/2008/05/11/bagaimana-meraih-beasiswa-untuk-belajar-di-luar-negeri/).

Kebetulan suami tidak ingin teman-teman semua mengalami pengalaman menghadapi terhalangnya informasi karena adanya beberapa kebijakan di suatu instansi atau lembaga tertentu. Menyebarkan informasi dan bukan mnyembunyikan informasi bisa menciptakan persaingan yang sehat dalam meraih beasiswa.

Buat teman-teman bisa di “share’ atau dibagi juga pengalamannya saat mendapatkan beasiswa melanjutkan studi baik di luar maupun di dalam negri, InsyaAllah sangat bermanfaat bagi yang membutuhkannya. Dan buat teman-teman yang belum diberi kesempatan untuk melanjutkan studi, jangan patah semangat, ayo majuu terus dan tetap semangat !!!.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih juga buat Bpk Djohan Syarief (almarhum), Bpk. Yusuf Haryanto, Bpk. Toto Rusmanto, Ibu Damayanti dan teman-teman semua yang menyemangati saya untuk sekolah lagi (meski sekarang ini masih ambil master lagi, dengan beasiswa dari suami hehehe, moga kalo ada kesempatan ingin juga bisa lanjut terus, semoga…).

Rabu, 04 Juni 2008

REFLEKSI ; "KITA HARUS BERUBAH"

Orang Bijak mengatakan "hidup adalah perubahan", "Orang yg tidak berubah jika orang tsb telah mati (menjadi mayat)". Perubahan adalah "hijrah" dari yang tidak (kurang) baik menjadi baik (lebih baik), perubahan adalah peralihan dari "kemiskinan ke Kemakmuran", dari "Kemalasan ke giat bekerja", dari "pribadi yg masa bodoh ke pribadi yg senantiasa berempati pd lingkungan", dari "yang TIDAK MAU BELAJAR menjadi pribadi yg MAU BELAJAR dan HAUS PENGETAHUAN". Ada yg berpendapat musuh terbesar manusia adalah jika DIA MERASA TELAH MAPAN/SUKSES karena akan menutup suatu perubahan pada manusia tersebut.
Lalu terpikir oleh saya bagaimana dengan civitas akademika STEI terutama dosen sebagai tulang punggung kemajuan STEI. Apakah kita sebagai dosen sudah "MERASA BERKOMPETEN/PINTAR" yg menutup upaya kita untuk senantiasa mengasah, mencari dan mempelajari ilmu pengetahuan melalui belajar dan membaca buku. Kalau seluruh dosen sudah seperti ini, tunggulah kehancuran masa depan institusi dan bangsa karena ilmu pengetahuan yg disampaikan ke mahasiswanya (anak bangsa) sudah "jauh ketinggalan" dan tidak sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi. Ingat pesan agama ; Allah SWT menyuruh manusia belajar melalui "iqra" (BACALAH), sebagai wahyu pertama yg diturunkan kepada manusia.
Agama mengajarkan "Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum jika kaum tersebut tidak mengubahnya". Saya mengartikan kondisi bangsa dan institusi kita seperti ini akibat perbuatan kita yg tdk mau belajar dan berubah. Mari kita berubah !!!!, mari kita berbenah, belajar dari berbagai sumber dengan banyak membaca. Saya merasa miris melihat dosen-dosen kita ENGGAN UNTUK MENGHADIRI acara "bedah buku", "Seminar dwi bulanan" apalagi "meneliti". Mau jadi apa anak didik kita yg diajar oleh dosen yang "Malas Belajar". sekali lagi MARI BERUBAH. Untuk Bagian Penelitian ; jangan putus asa, teruslah membuat program-program peningkatan kompetensi dosen. Banyak tantangan, kendala dan waktu yg relatif lama untuk mengubah budaya suatu komunitas yang enggan belajar menjadi komunitas yang giat belajar. SEMOGA ALLAH SWT BERSAMA ORANG-ORANG YG BERIKHTIAR....

Selasa, 03 Juni 2008

BEDAH BUKU RUTIN

Acara bedah buku selanjutnya adalah giliran Bu Lilik Trianah. Buku yang dibedah oleh bu Lilik berjudul, ANDRI WONGSO SANG PEMBELAJAR. Acara akan dilaksanakan hari Senin, 9 Juni 2008 di Ruang 202A jam 10.00. Ini sekaligus merupakan undangan bagi dosen-dosen STEI yang berminat menghadiri acara tersebut. Buku ini merupakan otobiografi dari Andri Wongso yang ditulis sendiri oleh yang bersangkutan. Sebagai motivator nomor wahid di Indonesia, saya yakin isi bukunya pasti menarik. Andri Wongso juga merupakan pembicara tetap di radio Smart FM. Kalau tidak salah, acaranya jam 10 malam.

Dari buku tersebut kita dapat mempelajari bagaimana sang motivator memotivasi dirinya sendiri dan orang lain. Semoga bermanfaat bagi kita, agar semangat yang sudah loyo bisa bangkit lagi. Ya… semacam isi ulanglah. Gratis dan dapat sertifikat.

Ketua Panitia
Hamsar Lubis

Senin, 02 Juni 2008

Selamat atas Perubahan Nama

Warta STEI online, yang sekarang dikomandoi oleh Pak Kasno belum ada beritanya ya..? Saya klik alamat yang dibuat oleh Pak Gatot, kok yang muncul selalu situs Kabar STEI. Seperti kata pak Gatot, Warta STEI online menjadi situs resmi STEI sekarang. Apakah kita juga bisa posting, atau hanya operatornya aja yang bisa posting. Mendengar namanya situs resmi, nulisnya jadi takut. Takut salah omong.

Saya yakin, pak Kasno sudah punya banyak bahan berita, karena setiap ada event di STEI pak Kasno sebagai Wartawan Tanpa Surat Kabar (WTS) selalu berkeliaran. Tanya sana tanya sini. Ayo pak Kasno, mana laporannya. Up load ke sini dong.....! Biar kita juga bisa baca.

Blogspot yang tadinya dikelola dan dikembangkan oleh pak Gatot sekarang diambil alih oleh STEI. Ngemeng-ngemeng, berapa nilai takeover-nya pak Gatot? Apa kontributor yang ikut meramaikan blog tersebut juga kebagian pak Gatot? Hee....aaa..a.a.a.a