Rabu, 23 April 2008

Seri Menulis (1)

MENAKAR KADAR PLAGIASI DALAM SEBUAH TULISAN
Berdasarkan pengalaman menulis, membaca tugas-tugas mahasiswa, dan kini sedang menilai 28 karya ilmiah, ada sedikit yang perlu kusumbangkan buat rekan-rekan. Secara intuitif, kita bisa menaksir apakah isi tulisan, data, dan uraian dalam sebuah tulisan merupakan ide orisinal dari penulis atau sekedar plagiat. Informasi-informasi yang sifatnya hasil riset atau data yang mungkin diperoleh dari hasil laboratorium sudah pasti bukan milik si penulis. Jika tanpa disebutkan sumber, itu sudah jelas merupakan plagiat. Bisa juga dilihat dari uraian atau kalimat-kalimatnya yang terlalu bagus, tidak konsisten dengan mutu kalimat-kalimat lainnya. Ciri lainnya, alur cerita menjadi tidak nyambung. Kadang melompat-lombat atau terpatah-patah. Dari sisi pilihan kata, juga dapat dirasakan. Setiap orang memiliki kosa-kosa kata yang disukai. Jika pilihan kosa kata dalam tulisan bersifat ajeg (sporadis) ada kemungkinan, kalimat atau paragraph tersebut milik orang lain. Celakanya, plagiasi dalam sebuah tulisan seringkali bersifat mentah-mentah (100%) mengambil dari kalimat orang atau dari internet. Bapak/Ibu jangan terkecoh dengan uraian yang bagus. Tulisan yang terlalu bagus juga menjadi indikasi plagiasi. Orang banyak menganggap bahwa tulisan itu hanya sekedar caplok sana caplok sini. Kemudain digabung-gabung. Padahal, di dalamnya, penulis sebenarnya tidak memiliki kontribusi. Bagi kita yang mulai belajar, teknik seperti ini sangat merugikan diri sendiri. Menipu orang lain sekaligus menipu diri sendiri. Usahakan sedapat mungkin ide sendiri, kalimat sendiri, meskipun diperkuat dengan argumen-argumen orang lain. Biarlah kalimatnya gak karuan. Jelek-jelek toh milik sendiri. Itu lebih bermanfaat bagi proses pembelajaran. Semoga bermanfaat.

1 komentar:

mieke mengatakan...

Setuju pak Hamzar, saya sendiri masih suka caplok sana caplok sini he he he.., bahkan sampai hal menforward email, sebaiknya harus minta ijin dl penulis aslinya.
Bagi yang sudah memiliki blog, salah satu sarana untuk berlatih menulis dengan slalu memg-update blognya lewat tulisan2.

Tapi untuk membuat tulisan ilmiah, saya ini belum terlalu terlatih :)