Lihat ditivi one beberapa waktu lalu soal kehadiran bocah Ponari dengan batu petirnya di daerah Jombang Jawa Timur, merupakan sebuah fenomena menarik di dunia medis dan kesehatan alternatif, saya hanya terkesima melihat jumlah pengunjung 30.000 orang yang antri bahkan sampai ada korban 4 tewas. Yang terpikir dalam diri saya cuman "enak tenan dapat pemasukan 30.000 dikali 1000 rupiah setiap harinya!". Nah saya jadi muncul ide setalah diskusi dengan teman-teman, bagaimana biar tidak antri air celupan tangan ponari yang menggenggam batu petir itu di kemas dalam bentuk kemasan kaleng mirip minuman kesehatan (isotonic) Pocari Sweat! Banyak keunggulannya, 1. Dengan dikemas pembeli tidak perli antri, tinggal membeli di kios-kios atau supermarket terdekat, 2. Pasar yang dapat diraih jadi lebih banyak lagi!, 3. Biaya produksi tidak sebesar biaya produksi Pocari Sweat! harga lebih murah tentu saja, pan buatnya ga perlu pabrik, cukup tangan Ponari yang pegang batu petir dicelupkan! beres! sekali produksi satu galon celupkan aja tangan Ponari plus batu petirnya, atau Ponari sekalian berenang sebentar disitu sambil bawa batu petirnya!, 4. Ponari Sweat adalah minuman kesehatan yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit! sehingga dapat meningkatkan tingkat kesehatan bangsa kita! mendukung Departemen Kesehatan tentunya!, 5. Dll. banyak tentunya!
Tapi kemarin sore saat hujan deras turun saya lihat didepan rumah banyak anak2 kecil pada mandi hujan rame-rame, siapa tahu katanya ada petir ngasih batu petir kayak Ponari dan Dewi dari jombang yang bisa buat ngobatin sekaligus dapat penghasilan tambahan yang menjanjikan! itung-itung bantu orang tua ditengah ekonomi yang sulit begini! ya doakan saja supaya banyak yang dapat batu petir, biar ga usah ke jombang kalo butuh air batu petir Ponari!
Senin, 23 Februari 2009
Sabtu, 21 Februari 2009
Seminar dan Workshop Perpajakan....Kamis, 19 Februari 2009
Alhamdulillah, acara pengabdian masyarakat yang kali ini dilaksanakan di kampus STEI, dapat terlaksana dengan sukses.
Peserta yang mendaftar mencapai 80 orang lebih, padahal target panitia cuma 75 orang...yang hadir pada hari H, ada 72 peserta...not bad... Menurut sebagian besar peserta acara ini cukup menarik karena melibatkan dosen dan karyawan, juga sebagai sarana refreshing, ada juga yang mengatakan bahwa dari seminar ini perhitungan pajak menjadi dipahami dan transparan sehingga membantu unit kerja nya (wah kayaknya yang komentar ini unit terkait dehhh...)...Memang dari seminar ini, kami menyampaikan beberapa rekomendasi penting ke lembaga (STEI) khususnya mengenai tarif pajak yang diterapkan STEI sejak dulu...yang menurut orang yang memahami pajak...dirasa kurang tepat...So...kami berharap agar pimpinan STEI khususnya Ketua dan Puket II memperhatikan rekomendasi ini dan kemudian mengaplikasikannya...realisasinya ditunggu pak...
Kami mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga kehadirat Allah SWT yang telah memudahkan semua urusan sehingga acara berjalan dengan baik...dan kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu...jajaran PK IV (alhamdulillah pada hari H, om Jusuf bersedia datang untuk memberi sambutan dan sekaligus membuka acara...thanks pak...) khususnya Ka. Bag P2M, yang telah memperjuangkan proposal kami sehingga dana kegiatan dapat cair sepekan sebelum acara dilaksanakan (wah profesionalisme yang patut dipertahankan...mohon sosialisasinya pak..mengenai prosedur pengajuan anggaran untuk kegiatan pengabdian masyarakat...), terima kasih kami sampaikan pula pada jajarannya Bu Nurul..yang telah menyiapkan tempat acara dengan begitu baik...sampai2 ruangannya harum Bu...makasih ya Bu...
Kepada Kajur akuntansi, Bapak Harries...makasih juga atas kritik dan sarannya...dan juga kedatangannya pada acara ini....last but not least makasih untuk tim yang solid...we call it "the furious eight (Aan, Liez, Uun, Flourien, Merly, Sulist, Juni and Diana)...we should not forget the number "eight"
Akhirnya, kami mohon maaf jika dalam pelaksanaan terdapat kekurangan dan kekhilafan. Dan semoga acara ini bermanfaat bagi STEI dan segenap civitas akademikanya...thanks for all...
Sabtu, 07 Februari 2009
Pengabdian Pada Masyarakat:: Seminar Perpajakan UU PPh Terbaru No. 36 Tahun 2008
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia
Melaksanakan Pengabdian Pada Masyarakat
Seminar dan Workshop Perpajakan
Implikasi UU PPh Terbaru No. 36 Tahun 2008 pada Perguruan Tinggi
Seminar dan workshop ini dipersembahkan untuk dosen dan karyawan STEIMelaksanakan Pengabdian Pada Masyarakat
Seminar dan Workshop Perpajakan
Implikasi UU PPh Terbaru No. 36 Tahun 2008 pada Perguruan Tinggi
- Akan dilaksanakan: Kamis, 19 Februari 2009, 09.00 - 16.00 WIB, lantai 5 STEI
- Acara terdiri dari kegiatan seminar dan workshop:
- dengan pemateri Ibu Kus Tri Andyarini, S.E., M.Si
- dan dilanjutkan dengan workshop yang akan dipandu oleh: Ibu Uun Sunarsih, S.E., M.Si dan Ibu Sulistyowati, S.E., M.Si
Panitia:
Ketua: Kus Tri Andyarini, S.E, M.Si
Sekretaris: Lies Zulfiati, S.E., M.Si
Bendahara: Flourien Nurul Ch., S.E., M.Si
Sie Konsumsi: Merlyana S.E., Juniarti, S.E
Sie Dokumentasi: Diana Supriati S.E.M.Sak
Informasi lebih lanjut akan segera kami bagikan dalam bentuk pamflet dan undangan
Peserta terbatas: 75 orang
Pendaftaran dapat menghubungi Ibu Lies Zulfiati atau Ibu Flourien Nurul
Be There!! Or Be Behind...!
Langganan:
Postingan (Atom)